Coding dan Kecerdasan ArtifisialSemester 2Pertemuan 12 · 1 Pertemuan × 4 JP (JP = 45 menit)

Graf: BFS & DFS

Mengimplementasikan algoritma BFS (Breadth-First Search) dan DFS (Depth-First Search) untuk menjelajahi graf, termasuk implementasi Python dan aplikasi pencarian path.

#graf#bfs#dfs#traversal#pencarian path

MODUL AJAR

Graf: BFS & DFS


Penyusun: Muhamad Hasim As'ari, S.Pd Jenjang: SMK Sekolah: SMK Bina Rahayu Kelas / Semester: X TJKT / Genap Tahun Pelajaran: 2025/2026 Fase: E Alokasi Waktu: 1 Pertemuan × 4 JP (180 menit)


KomponenDeskripsi
1. Identitas Modul
Nama PenyusunMuhamad Hasim As'ari, S.Pd
InstitusiSMK Bina Rahayu
Mata PelajaranCoding dan Kecerdasan Artifisial
Kelas / SemesterX TJKT / Genap
FaseE
Elemen / TopikGraf: BFS & DFS (Breadth-First Search, Depth-First Search, implementasi Python, aplikasi pencarian path)
Alokasi Waktu1 Pertemuan × 4 JP (180 menit)
Tahun Pelajaran2025/2026
2. Kompetensi Awal
a. Peserta didik telah memahami konsep dasar graf: node, edge, jenis graf (berarah/tidak berarah).
b. Peserta didik mampu membuat representasi graf menggunakan adjacency list (dictionary) di Python.
c. Peserta didik memahami konsep stack (LIFO) dan queue (FIFO) sebagai struktur data dasar.
d. Peserta didik memiliki kemampuan dasar menggunakan for loop, while loop, dan list/dictionary di Python.
e. Peserta didik mampu bekerja sama dalam diskusi kelompok dan menyampaikan hasil diskusi.
3. Profil Pelajar Pancasila
a. Bernalar Kritis - Menganalisis urutan traversal BFS vs DFS dan memilih algoritma yang tepat untuk kasus tertentu.
b. Mandiri - Mengimplementasikan BFS dan DFS di Python secara mandiri.
c. Kreatif - Menerapkan BFS/DFS untuk menyelesaikan masalah pencarian path di graf sederhana.
d. Gotong Royong - Bekerja sama dalam praktikum dan diskusi perbandingan BFS vs DFS.
4. Sarana dan Prasarana
a. Ruang kelas dengan meja dan kursi yang dapat diatur untuk diskusi kelompok.
b. Proyektor/LCD dan layar tayang.
c. Papan tulis / whiteboard dan spidol warna.
d. Laptop/komputer guru dan siswa (minimal 1 per 2 siswa) dengan Python terinstal.
e. Kertas HVS, spidol warna, sticky notes.
f. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) - siap cetak dari lampiran.
g. Bahan bacaan peserta didik - siap cetak dari lampiran.
h. Papan karton (A2/A3) dan spidol warna untuk poster visualisasi traversal.
i. Kartu "Traversal Challenge" (siap cetak dari lampiran) - 1 set per kelompok.
j. Timer/stopwatch.
5. Target Peserta Didik
a. Peserta didik reguler - seluruh siswa kelas X TJKT.
b. Peserta didik dengan pencapaian tinggi - diberikan pengayaan berupa implementasi BFS/DFS untuk graf berbobot, pencarian path terpendek dengan BFS, dan eksplorasi topological sort.
c. Peserta didik dengan kesulitan belajar - diberikan pendampingan, penyederhanaan materi dengan lebih banyak gambar/visual, LKPD terstruktur dengan contoh jawaban, dan bantuan teman sebaya. Fokus pada pemahaman urutan traversal terlebih dahulu.
6. Model Pembelajaran
a. Pendekatan: Saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, mengomunikasikan), berpusat pada peserta didik (student-centered).
b. Model: Problem-Based Learning, Cooperative Learning, Discovery Learning.
c. Metode: Praktikum langsung menulis kode BFS/DFS, Traversal Challenge (manual tracing), diskusi kelompok perbandingan, visualisasi traversal dengan sticky notes, kuis interaktif.