CODEA | Koding dan Kecerdasan ArtificialSemester 2Pertemuan 2 · 1 Pertemuan × 4 JP (180 menit)

Training Model dengan scikit-learn

Melatih model Machine Learning pertama menggunakan Python library scikit-learn — dari data ke prediksi dengan MLPClassifier.

#scikit-learn#MLPClassifier#training model#Python ML#supervised learning

MODUL AJAR

Training Model dengan scikit-learn — MLPClassifier & Evaluasi Awal


Penyusun: Guru CODEA
Jenjang: SMK
Sekolah: SMK Bina Rahayu
Kelas / Semester: XI TJKT / 2 (Genap)
Tahun Pelajaran: 2026/2027
Fase: F
Alokasi Waktu: 1 Pertemuan × 4 JP (180 menit)


KomponenDeskripsi
1. Identitas Modul
Nama PenyusunGuru CODEA
InstitusiSMK Bina Rahayu
Mata PelajaranCODEA — Koding dan Kecerdasan Artificial
Kelas / SemesterXI TJKT / 2 (Genap)
FaseF
Elemen / TopikMachine Learning dengan Python — melatih model ML menggunakan library scikit-learn
Alokasi Waktu1 Pertemuan × 4 JP (180 menit)
Tahun Pelajaran2026/2027
2. Kompetensi Awal
a. Peserta didik memahami konsep Supervised Learning.
b. Peserta didik bisa menggunakan Google Colab dan menulis Python dasar.
c. Peserta didik sudah pernah menggunakan Teachable Machine untuk training model.
d. Peserta didik memahami konsep dataset, fitur, dan label.
e. Peserta didik pernah melakukan load CSV dan EDA sederhana.
3. Profil Pelajar Pancasila
a. Mandiri — Menulis kode training model secara mandiri, mencari solusi saat error.
b. Bernalar Kritis — Menganalisis hasil akurasi model, memahami mengapa model bekerja atau tidak.
c. Bergotong Royong — Berdiskusi dalam kelompok saat membandingkan hasil akurasi.
d. Kreatif — Menerapkan model pada dataset konteks TJKT yang relevan.
4. Sarana dan Prasarana
a. Laboratorium komputer dengan koneksi internet.
b. Akun Google Colab.
c. Proyektor/LCD.
d. Dataset contoh: klasifikasi sederhana (misal: iris, atau dataset TJKT: kualitas sinyal, trafik jaringan).
e. Notebook Colab template — Training Model scikit-learn.
5. Model dan Metode
a. Pendekatan: Saintifik, berpusat pada peserta didik.
b. Model: Project Based Learning, Discovery Learning.
c. Metode: Praktik coding, diskusi, eksperimen, refleksi.
6. Target Peserta Didik
a. Peserta didik reguler — seluruh siswa kelas XI TJKT.
b. Peserta didik dengan pencapaian tinggi — diberikan dataset lebih kompleks dan tantangan hyperparameter.
c. Peserta didik dengan kesulitan belajar — didampingi dengan kode template yang lebih terstruktur.
7. Keterkaitan dengan Mata Pelajaran Lain
a. IoT — Data sensor IoT (suhu, kelembaban, cahaya) bisa dijadikan dataset untuk klasifikasi kondisi ruangan.
b. DWP — Struktur program Python yang modular bisa dibandingkan dengan struktur fungsi di JavaScript.