CODEA | Koding dan Kecerdasan ArtificialSemester 2Pertemuan 10 · 1 Pertemuan × 4 JP (180 menit)

Final Project: Preprocessing & Feature Engineering

Membersihkan data dari missing values dan outlier, melakukan feature engineering, menerapkan encoding dan scaling, serta melakukan train-test split untuk proyek akhir CODEA.

#preprocessing#feature engineering#data cleaning#encoding#scaling

MODUL AJAR

Final Project: Preprocessing & Feature Engineering — Menyiapkan Data untuk Model ML


Penyusun: Guru CODEA
Jenjang: SMK
Sekolah: SMK Bina Rahayu
Kelas / Semester: XI TJKT / 2 (Genap)
Tahun Pelajaran: 2026/2027
Fase: F
Alokasi Waktu: 1 Pertemuan × 4 JP (180 menit)


KomponenDeskripsi
1. Identitas Modul
Nama PenyusunGuru CODEA
InstitusiSMK Bina Rahayu
Mata PelajaranCODEA — Koding dan Kecerdasan Artificial
Kelas / SemesterXI TJKT / 2 (Genap)
FaseF
Elemen / TopikProyek Akhir — Preprocessing
Alokasi Waktu1 Pertemuan × 4 JP (180 menit)
Tahun Pelajaran2026/2027
2. Kompetensi Awal
a. Peserta didik sudah memiliki dataset mentah dari pertemuan 9.
b. Peserta didik sudah membuat data dictionary.
c. Peserta didik sudah melakukan EDA dasar.
d. Peserta didik memahami konsep missing values, outlier, encoding, scaling (pertemuan 3).
3. Profil Pelajar Pancasila
a. Bernalar Kritis — Memutuskan metode preprocessing yang tepat untuk setiap masalah data.
b. Mandiri — Membersihkan data secara mandiri dengan kode Python.
c. Kreatif — Membuat fitur baru dari data yang ada (feature engineering).
d. Bergotong Royong — Berbagi teknik preprocessing dengan kelompok lain.
4. Sarana dan Prasarana
a. Laptop/PC dengan Python dan library pandas, numpy, scikit-learn.
b. Google Colab atau Jupyter Notebook.
c. Dataset hasil pertemuan 9 (CSV).
d. Data dictionary dari pertemuan 9.
5. Model dan Metode
a. Pendekatan: Saintifik, berbasis proyek.
b. Model: Project Based Learning.
c. Metode: Praktik coding, diskusi, eksperimen preprocessing.
6. Target Peserta Didik
a. Peserta didik reguler — seluruh siswa kelas XI TJKT dalam kelompok proyek masing-masing.
b. Peserta didik dengan pencapaian tinggi — diminta mencoba 2+ metode handling missing values dan membandingkan hasilnya.
c. Peserta didik dengan kesulitan belajar — diberikan script preprocessing siap pakai dan didampingi step-by-step.
7. Keterkaitan dengan Mata Pelajaran Lain
a. IoT — Data sensor sering memiliki missing values karena koneksi terputus; perlu handling khusus.
b. DWP — Encoding data dari form web (misal: jenis kelamin, kategori) sebelum disimpan ke database.